Merdeka.Com, 13 Februari 2013
Calon bos CIA (dinas rahasia luar negeri Amerika Serikat) John Brennan diyakini telah masuk Islam. Keputusan ini diambil saat dia menjadi kepala cabang CIA di Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi, pada 1996-1999.
Menurut John Guandolo, agen FBI (dinas rahasia dalam negeri Amerika) pensiun lima tahun lalu, sejumlah pejabat Amerika di Saudi saat itu juga membenarkan soal Brennan menjadi muallaf. “Mereka menyaksikan dia masuk Islam,” katanya dalam wawancara via Skype dengan radio Trento, seperti dilansir stasiun televisi Al Arabiya, Selasa (12/2).
Brennan, 57 tahun, merupakan agen veteran CIA dan pernah mengisi sejumlah jabatan, termasuk wakil penasihat keamanan nasional urusan keamanan dalam negeri dan kontra terorisme. Presiden Amerika barack Hussein Obama telah menominasikan dia sebagai direktur CIA menggantikan David Petraeus yang mundur lantaran selingkuh. pencalonannya ini tinggal mengunggu pengesahan dari Senat.
Guandolo menambahkan Brennan juga telah menunaikan ibadah haji bersama beberapa pejabat Saudi yang mengajak dia memluk agama bawaan Nabi Muhammad itu. Beredar pula rekaman video selama Brennan di Makkah dan Madinah.
Guandolo dikenal anti-Islam. Dia juga tidak mendukung pencalonan Brennan itu.[fas]
________________________
________________________
Pelita Online.Com, 21 Februari 2013
Allahu Akbar! Bos CIA John Brennan Masuk Islam
Washington, POL.
Guandolo mengungkapkan, Brennan pernah mengunjungi kota suci Mekkah dan Madinah bersama sejumlah pejabat Arab Saudi. Para pejabat Saudi itulah yang konon yang menuntun Brennan sehingga masuk Islam.Peristiwa religius itu terjadi pada dekade 1990-an, tepatnya saat Brennan berdinas di Saudi. Kunjungan Brennan ke dua kota suci itu dilakukan bertepatan musim Haji.Kendati demikian, Guandolo yang mengungkap kabar mengejutkan itu dalam acara Trento Radio Show, tidak menyebutkan apakah Brennan memasuki masjid di dua kota itu atau tidak. Seperti diketahui, seorang non-Muslim jelas dilarang memasuki Masjidil Haram.
“Brennan tidak cocok memimpin CIA. Pemerintah AS yang ada di Arab Saudi (pada dekade 1990an) menjadi saksi mata meningkatnya hubungan Brennan yang bekerja dengan Pemerintah Saudi. Mereka juga menyaksikan Brennan masuk Islam,” tegas Guandolo, seperti dirilis Daily Mail, Jumat (15/2/2013).[]
0 komentar:
Posting Komentar